Wonogiri, Kota Wisata Yang Wajib Dikunjungi

Waduk Gajah Mungkur di Wonogiri

Pare.my.ID – Wonogiri merupakan salah satu kabupaten yang berada di Provinsi Jawa Tengah yang terkenal dengan Gajah Mungkurnya.

Kata Wonogiri sendiri terdiri dari dua suku kata yaitu “wono” yang artinya adalah alas / hutan / sawah dan kata “giri” berarti gunung atau pegunungan. Kata tersebut merupakan serapan dari bahasa Sanskerta.

Nama ini sangat menggambarkan kondisi wilayah Kabupaten Wonogiri yang memang sebagian besar wilayahnya merupakan sawah, hutan dan gunung.

Dengan kondisi wilayah seperti itu menjadikan Kabupaten ini memiliki banyak panorama dan keindahan alam yang menjadi daya tarik terbesarnya.

Di Kabupaten Wonogiri terrdapat sangat banyak tempat wisata yang bisa dikunjungi atau dijadikan destinasi untuk menghabiskan waktu liburan bersama keluarga, teman ataupun pasangan.

Baik wisata spiritual, petualangan, wisata pantai, wisata pengetahuan, wisata alam dan lain sebagainya. Berikut ini akan kami rekomendasikan tempat -tempat wisata yang wajib dikunjungi ketika berlibur:

Waduk Gajah Mungkur Wonogiri

Waduk Gajah Mungkur merupakan salah satu ikon dari Kabupaten Wonogiri. Lokasinya berada di Sendang, Kecamatan Wonogiri.

Kurang lebih sekitar tujuh kilometer di sebelah selatan Kota Wonogiri tepat dibagian hilir pertemuan kali Keduang. Bendungan ini merupakan waduk buatan terbesar di Asia Tenggara.

Fungsi utama waduk ini selain untuk menjadi tempat wisata sebagai pengendali banjir (Flood Control) Sungai Bengawan Solo.

Sebagai taman rekreasi juga menyediakan beberapa sarana wisata untuk pengunjung antara lain

  • Taman Satwa
  • Kolam Renang
  • Permainan anak-anak
  • Jet sky
  • Perahu
  • Sepeda air
  • Rumah makan terapung (keramba)
  • Tempat ibadah, Toilet, Tempat Parkir
  • Kereta Kelinci
  • Tiket Naik Gajah
  • Tempat mancing

Pantai Sembukan

Jika teman teman ingin berlibur ke pantai di Wonogiri juga mempunyai pantai yang menyimpan keindahan yang disebut Pantai Sembukan.

Baca juga >>  Pentingnya Berlibur Untuk Kesehatan

Pantai ini berlokasi di Dusun Sembukan, Kecamatan Paranggupito, Kabupaten Wonogiri. JIka dari pusat kota Wonogiri membutuhkan waktu tempuh sekitar 2 jam.

Hamparan karang dan pemandangan di pantai ini menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung. Karang-karang besar menjulang gagah di bibir pantai.

Selain karang-karang besar terdapar juga karang-karang kecil yang sangat tajam di sekitar pantai. Deburan ombak yang sangat besar menjadikan pantai ini terlarang untuk media berenang.

Dibalik keindahannya banyak sekali mitos mitos yang ada di pantai ini. Salah satunya berhubungan dengan Ratu Pantai Selatan yang sangat terkenal itu. Ketika Malam Satu Suro Pantai Sembukan akan sangat ramai.

Di malam itu semua para awak Keraton Surakarta dan para pengapdinya datang membawa sesajen untuk dipersembahkan ke Sang Penguasa Laut Kidul.

Upacara ini disebut “Larung Ageng” diadakan oleh Kasunanan Surakarta Pemkab Wonogiri untuk menghormati penjaga pantai ini.

Wisata Girimanik Wonogiri

Wisata Girimanik merupakan sebuah perbukitan yang menyajikan panorama alam dengan barisan pohon jati dan pinus. Lokasi tepatnya berada di Setren, Slogohimo, Kabupaten Wonogiri.

Di tempat ini banyak tempat-tempat spot foto instagramable yang sengaja dibangun untuk para pengunjung.

Di Hutan Girimanik ini juga terdapat air terjun yang memiliki keindahan luar biasa. Tidak jauh dari area air terjun ini juga biasanya digunakan untuk berkemah.

Di camp area ini juga banyak tersedia sejumlah penjual makan dan oleh-oleh yang melayani para pengunjung.

Museum Wayang Kulit Wonogiri

Selain wisata alamnya yang sangat indah di Wonogiri juga terdapat Museum Wayang Kulit sebagai wisata pengetahuan. Museum ini berlokasi di Kecamatan Wuryantoro Kabupaten ini.

Jarak dari Kota sekitar 15 km dan dapat dicapai dalam waktu kurang lebih 30 menit. Museum ini dikelola oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Wonogiri dan buka setiap hari Senin sampai hari Sabtu dari pukul 07.00-14.00 WIB.

Baca juga >>  Kota Pare, Surganya Bahasa Inggris Para Pelajar

Disebut sebagai Museum Wayang Indonesia karena memiliki koleksi wayang tidak hanya dari Jawa Tengah tetapi dari Jawa Barat dan juga dari Bali.

Jumlah koleksi yang dimiliki sebanyak 200 buah wayang kulit purwa, wayang golek, wayang Bali, wayang klitik, wayang suket (rumput), wayang beber dari Bali, topeng dan bakalan wayang.

Dengan mengunjungi museum ini setidaknya semakin membuat kita mencintai budaya bangsa dan bangga memilikinya serta melestarikannya sebagai bagian dari budaya bangsa yang bernilai luhur.

Leave a Comment

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *